Bagaimana jika orang tua memanjakan Anak?

Sering kali kita orang tua secara gak sadar memanjakan anakanak kita dengan sikap kita misalkan ketika anak pulang sekolah tidak segera ganti baju maka kita yang membukakan karena tidak sabar sambil dilepaskan kemudian ketika anak makannya lama secara gak sadar juga kita cenderung untuk memanjakan akhirnya disuapin banyak kejadian yang secara gak sadar kita ini sedang memanjakan anakanak kita ada beberapa akibat dari pemanjaan ini yang pertama adalah anak jadi belajar bahwa semua semua keinginan mereka harus dipenuhi “aku sedang gak ingin” padahal meraka butuh butuh ganti baju contohnya yang tadi aku sedang gak ingin ganti baju makanya aku gak mau ganti baju mama yang akan gantikan aku baju dengan demikian anak akan belajar untuk biar mama yang penuhi secara gak langsung kita sedang membentuk anak anak kita menjadi anak yang manja apa dampaknya ? dampaknya adalah mereka akan, dikemudian hari gak sekarang lambat laun lambat laun kalau prilaku ini kita biarkan kita terus memanjakan anak kita terus memenuhi semuanya tanpa anak harus berjuang maka kita sedang membentuk anakanak kita menjadi anak anak yang egois “asal keinginanku di penuhi, aku gak peduli kebutuhan aku gak peduli mama ku yang penting aku ingin santai ya aku santai saja” “aku ingin ganti ya aku gak mau ganti aku ingin lihat TV, makan ku gak habis tidak masalah mama akan…

 

 

Papa akan… akibatnya anak jadi egois dan mau menang sendiri yang berikutnya bisa lebih parah lagi ketika anak merengek tertentu manajakan yang lain misalkan gitu dia ingin beli barang maka karena anak nangis mama memenuhi papa memenuhi maka tangisan akan jadi senjata nangis, nangis pasti nanti mama kasih “jika aku nagis pasti mama kasih” dengan demikian kita sedang mengajarkan anak kita juga memanjakan anakanak kita kemudian hari kedepannya jika dia dewasa akan menghalalkan segala cara untuk menang tidak sportif bisa jadi seperti itu oleh karena itu bapak dan ibu kita orang tua harus belajar untuk tidak memanjakan anakanak kita kita harus belajar untuk memberikan disiplin rasanya kasih sayang banyak ya? kita kasih.

 

 

Disiplinnya yang kurang harus belajar untuk disiplin tapi disiplin harus yang tepat anak makanya lama maka kita beri batas waktu anak gak mau ganti baju, kita beri dead line disiplin yang tepat. Ada konsekuensi dari setiap tindakan dan disiplinnya harus yang berhubungan anak lari-lari karena menumpahkan minum maka anak harus belajar untuk bersihkan supaya apa? sedang mengajarkan disiplin kepada anaknya yang kedua adalah arahkan dengan jelas ketika kita berikan disiplin dan kasih yang seimbang maka yang kedua kita harus berikan arahan jangan cuma diap saja tapi harus jelaskan kenapa dia harus bersihkan air yang tumpah? kenapa harus makannya cepat ? kita harus jelaskan alasannya. Dan yang ketiga adalah konsisiten jadi orang tua harus belajar konsisiten dengan apa yang dia ucapkan kompak mama dengan papa sehingga anak tidak menganggapp papanya lebih memanjakan dari pada mamanya begitu jugu sebaliknya dengan demikian, maka kadar manja akan sedikit-demi sedikit berkurang dan anak jadi mandiri..

Previous Post

No more post

You May Also Like